Cegah Dampak Sosial Pandemi Covid-19, Dinsos Jatim Gelar Penyuluhan

MALANG - Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir enam bulan membawa dampak pada semua lini kehidupan masyarakat. Mulai dari kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan.

Demi mencegah adanya permasalahan sosial dampak dari pandemi, Dinas Sosial Provinsi Jatim memberikan penyuluhan kepada 40 orang yang berasal dari Tagana, pendamping PKH, Karang Taruna, PSM, ormas, dan organisasi wanita. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Bunul, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jumat (28/8/2020), dengan tetap menggunakan protokol kesehatan.

Kabid Pengembangan Penyelenggaraan Kesos Dinsos Jatim Hoirun Nawalah MKes mengatakan, para peserta diharapkan dapat menjadi agent of change di masyarakat usai mengikuti pelatihan.

"Peserta harus terus mengingatkan masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan, mampu memerangi berita hoax terkait kasus pandemi, dan mampu mengedukasi masyarakat dengan kearifan lokal masyarakat setempat," ujarnya saat memberikan pengarahan.

Karena pandemi belum diketahui kapan berakhir, maka dia pun meminta para peserta dapat mengajak masyarakat untuk bergotong royong bersama untuk bangkit dari keterpurukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Malang Dra Penny Indriani MM menyampaikan, pemilihan Kelurahan Bunul sebagai lokasi penyuluhan memiliki alasan tersendiri. Dia menjelaskan, Kel. Bunul merupakan salah satu kelurahan yang gencar memerangi Covid-19. Salah satunya adalah dengan menerapkan hukuman penyitaan kartu identitas dan bisa ditebus dengan bibit tanaman atau pohon bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker di area publik.

Dalam kesempatan itu, dia juga menegaskan kesiapan Dinsos Kota Malang untuk membantu warga Kota Malang mencairkan bantuan untuk korban Covid-19 yang meninggal senilai Rp 15 juta dari Kemensos.

"Silahkan ahli waris langsung datang ke kantor Dinsos Kota Malang dengan menyerahkan surat keterangan kematian dari dokter dan persyaratan lainnya," jelasnya.

Dua narasumber dihadirkan untuk memberikan edukasi kepada para peserta penyuluhan. Yakni, Latifah Hanum yang juga Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Malang dan dr Husnul Maarif dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Malang. (ul)

Aspirasi Masyarakat

Berikan Suara Anda