Gelar Penyuluhan Daring, Pensosmas Jatim Kenalkan 'Mas Kawino'

Pandemi covid-19 tidak menyurutkan semangat relawan Penyuluh Sosial Masyarakat (Pensosmas) untuk tetap memberikan penyuluhan kepada masyarakat. 
Perbedaannya, jika dulu penyuluhan diadakan dengan mengumpulkan masyarakat, kini Pensosmas Jatim menggelar penyuluhan secara daring.

Penyuluhan yang dilaksanakan di Kelurahan Genting Kalianak, Kec. Asemrowo, Surabaya itu disiarkan secara streaming di akun Instagram dan kanal Youtube Pensosmas Jatim, Rabu (29/7/2020) sore. Sementara narasumber penyuluhan tersebut adalah relawan Pensosmas Jatim, Lailatul Ilmiah dan Sri Wahyuni.

Membuka penyuluhan tersebut, Tri Juli Yansyah, relawan Pensosmas Jatim yang bertugas sebagai moderator mengatakan, 
Lailatul Ilmiah dan Sri Wahyuni baru saja masuk dalam 52 nominasi inovasi pelayanan publik Provinsi Jatim dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Dalam lomba inovasi pelayanan publik terkait penanganan covid-19 itu, mereka berdua mengusung jargon 'Mas Kawino'.

"Mas Kawino' itu maksudnya Pensosmas di Kampung Wani Corona. Untuk lebih menarik disingkat sebagai 'Mas Kawino'. Kebetulan kampung kami di RW 2 Genting Kalianak ini dicanangkan sebagai Kampung Wani Covid-19," ujar Lailatul Ilmiah yang akrab disapa Yuk Lil.

Sri Wahyuni menambahkan, saat diumumkan masuk dalam 52 nominasi inovasi pelayanan publik, dia bersama rekannya mengaku kaget dan bersyukur

"Dengan adanya program apresiasi ini kami sangat merasa termotivasi. Tidak hanya Pensosmas, tapi juga pegiat sosial lainnya," tutur perempuan yang sering disapa Yuni itu.

Terkait dengan upaya pencegahan dan penanganan covid-19, 'Mas Kawino' memiliki lima langkah jitu. Yakni komunikasi, informasi, motivasi, dan edukasi.

"Kami lakukan di manapun dan kapanpun. Tidak hanya dalam kegiatan tertentu saja. Misalnya sedang belanja lihat warga yang tidak melaksanakan protokol kesehatan, kami langsung beri tahu. Yang penting penyampaiannya enak, yang menerima juga pasti akan lapang dada," kata Yuk Lil.

Selain lima langkah jitu tersebut, 'Mas Kawino' juga menjalin sinergi dengan semua pihak. Mulai dari tokoh masyarakat, RT, RW, kelurahan, kecamatan, hingga Polsek. 

"Dua kali seminggu kami rutin membagikan wedang pokak atau wedang rempah kepada masyarakat. Kami juga memberikan resepnya sehingga masyarakat bisa minum setiap hari tanpa menunggu kami," imbuh Yuni.

Dengan semua upaya tersebut, hingga sekarang RW 2 Kelurahan Genting Kalianak nol kasus positif covid-19 dan dinyatakan sebagai zona hijau.

"Saya ingin mengajak kepada teman-teman pegiat sosial untuk tetap semangat menjalankan tugas meskipun dalam kondisi pandemi. Semoga wabah ini segera berlalu dan kita bisa hidup sebagaimana dahulu," pungkas Yuk Lil yang diamini Yuni. (ul)

Aspirasi Masyarakat

Berikan Suara Anda