Peringati HAN 2020, Gubernur Khofifah Sapa Anak-anak Penghuni UPT Dinsos Jatim

SURABAYA- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun ini terasa istimewa bagi anak-anak penghuni UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PPSAA) di lingkungan Dinsos Jatim.

Betapa tidak, pada peringatan HAN kali ini, mereka bisa berkomunikasi langsung dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, meski melalui video conference (vidcon) dan harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Sedikitnya, 500 anak penghuni UPT Dinsos Jatim di 5 wilayah yang telah berkesempatan mengikuti vidcon dengan Gubernur Khofifah dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Mereka terdiri dari 95 anak UPT PPSAA Sumenep, 135 anak UPT PPSA Nganjuk, 130 anak dari UPT PPSAA Situbondo, 120 anak UPT PPSAA Trenggalek dan 100 anak dari UPT PPSAB Sidoarjo. 

Dalam kesempatan itu, sejumlah anak-anak binaan UPT Dinsos tersebut juga menunjukkan kebolehannya dengan menampilkan sejumlah kreativitas, seperti, tari-tarian, paduan suara, dan solo vokal.

Suniyah, salah satu anak klien UPT PPSAA di Kabupaten Sumenep juga berkesempatan membacakan puisi berjudul 'Hati Anak Kepada Ibu Gubernur'.

Ia juga sempat berinteraksi dengan orang pertama di Jatim ini melalui vidcon. Kepada gubernur, ia berharap agar anak-anak berprestasi yang tidak mampu dapat kesempatan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dengan bantuan pemerintah.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengapresiasi keterampilan dan keahlian yang dimiliki anak-anak UPT Dinsos Jatim sebagai prestasi yang membanggakan.

Ia lalu merespon keinginan Suniyah dan menyampaikan, jika anak-anak berprestasi yang memiliki keterbatasan biaya, bisa melanjutkan sekolahnya hingga ke perguruan tinggi melalui program bidik misi yang disediakan pemerintah.

Ia juga meminta kepada semua kalangan, termasuk jajaran Pemprov Jatim untuk memberikan perhatian ekstra kepada kesejahteraan anak.

"Karena kesejahteraan anak itu merupakan persiapan generasi untuk anak Indonesia yang lebih maju di era yang akan datang," tegasnya.

Terpisah, Kadinsos Jatim Dr Alwi juga mengapresiasi keinginan anak klien UPT PPSAA yang berkeinginan melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang yang tinggi.

Ia pun memastikan, pihaknya akan mempersiapkan dari sekarang untuk anak-anak yang ingin lanjut pendidikan.

Bagi Alwi, peringatan HAN di masa pandemi Covid-19 ini merupakan momentum bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. 

Sementara, puncak rangkaian  peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Jatim tahun ini dipusatkan di Kampung Wisata Setigi, Desa Sekapuk, Kec. Ujung Pangkah, Kab. Gresik, Rabu (29/7). 

Acara tersebut juga ditandai dengan penyerahan penghargaan Kabupaten dan Kota Layak Anak (KLA). Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jatim ditetapkan sebagai kota dan kabupaten layak anak dan berhak meraih penghargaan KLA. Penghargaan KLA dibagi empat kategori, yaitu, Utama, Nindya, Madya dan Pratama. (*)

Aspirasi Masyarakat

Berikan Suara Anda