Seniman Difabel Jatim "Antar" Didi Kempot ke Peristirahatan Terakhir

Kepergian sang maestro campursari Didi Kempot, Selasa pagi (5/5/2020), meninggalkan duka yang mendalam bagi banyak orang. Tak terkecuali bagi Rizki, seniman difabel asal Banyuwangi.

Pagi hari saat kematian Didi Kempot ramai ditayangkan media, Rizki tidak tahu. Ia sedang beristirahat karena sakit. Sore hari, temannya mengirimkan foto yang membuatnya menangis.

"Setelah buka puasa, seorang teman kirim foto karyanya yang diletakkan di pusara almarhum. Saya menangis. Ternyata beliau sayang sama karya saya, sampai plastik yang ada di pigura pun belum terlepas. Karya saya dijaga dan disayangi," ujar pemuda bernama lengkap Achmad Rizki Fauzi ini.

Kendati berada jauh di Banyuwangi, Rizki mendapat kesempatan mengantarkan sang maestro ke peristirahatan terakhir melalui karyanya.

Seniman difabel binaan Dinas Sosial Prov. Jatim ini menuturkan, sketsa bergambar wajah Didi Kempot itu dia gambar saat acara Hari Jadi Banyuwangi, 18 Desember 2019. Dia juga berkesempatan menyerahkan langsung hasil karyanya itu kepada Didi Kempot.

Dalam video yang diunggah di instagram Rizki, tampak Didi Kempot sangat mengapresiasi karya Rizki.

"Rizki menunjukkan semangat itu ada. Betul-betul berpotensi. Dia pantang menyerah dalam segala kondisi yang Tuhan kasih. Ternyata bisa menghasilkan lukisan yang sangat luar biasa. Terima kasih. Semangatmu bisa memotivasi teman-teman yang lain," ujar Didi Kempot saat itu.

Rizki yang juga dikenal dengan julukan Risskei itu mengungkapkan, pertemuannya dengan Didi Kempot itu meninggalkan kesan yang mendalam.

"Beliau ramah dan memberi nasihat semangat hidup pada saya. Beliau membawa kharisma orang baik," ujarnya.

Bagi Rizki, Didi Kempot bukan sekadar penyanyi campursari. Penyanyi bernama asli Didi Prasetyo itu adalah inspirasinya. Terutama ketika harus bangkit saat terjatuh. Karier Didi Kempot memang pernah jatuh, namun ia berhasil bangkit kembali.

"Pesan beliau yang sangat saya ingat adalah pesannya untuk semangat berjuang, tetap berkarya dan melestarikan kultur, serta menjadi orang baik," pungkasnya. (ul)

Aspirasi Masyarakat

Berikan Suara Anda