Tiga Hari Beroperasi, Dapur Umum PSBB Surabaya Raya Tambah Kuantitas Produksi

Dapur umum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Surabaya Raya yang didirikan Pemprov Jatim bersama Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya menambah kuantitas makanan yang dibagikan.

Di hari pertama, Selasa (28/4/2020), dapur umum yang berlokasi di tiga titik ini memproduksi 2000 nasi bungkus di Gresik untuk buka puasa dan sahur, 1000 bungkus untuk buka puasa dan 2075 bungkus untuk sahur di Surabaya, serta 1500 untuk buka puasa dan 3000 bungkus untuk sahur di Sidoarjo.

Jumlah itu semakin meningkat sejak Kamis (30/4/2020). Di hari ketiga pemberlakuan PSBB, produksi nasi bungkus ditingkatkan.

Posko dapur umum yang berlokasi di Kodam V Brawijaya Surabaya, petugas menyiapkan 2175 nasi bungkus untuk berbuka puasa. Di lokasi ini terdapat tiga unsur yang terlibat. Yakni, 15 personel Tagana Dinsos Jatim, 50 personel TNI, dan 30 personel Polri.

2175 nasi bungkus itu didistribusikan Kodim Surabaya Utara sebanyak 750 bungkus, Kodim Surabaya Timur sebanyak 675 bungkus, dan Kodim Surabaya Selatan sebanyak 650 bungkus.

Sementara itu, posko dapur umum yang berlokasi di Kodim 0817 Gresik menyiapkan 1500 bungkus untuk berbuka puasa. Nasi bungkus itu didistribusikan Koramil 01 Driyorejo sejumlah 250 bungkus, Koramil 04 Menganti sejumlah 250 bungkus, dan Koramil 06 Manyar sebanyak 250 bungkus.

Sebanyak 250 bungkus didistribusikan Koramil 07 Kebomas, 250 bungkus didistribusikan Koramil 05 Kota Gresik, dan 250 bungkus didistribusikan Koramil 10 Benjeng.

Di posko dapur umum ini terdapat empat unsur yang terlibat. Yakni, dari Tagana Dinsos Jatim sebanyak 22 personel, Bek ABG Malang sebanyak 28 personel, Arhanudse 8 sebanyak 15 personel, Pol PP Jatim sejumlah 2 personel, dan FKPPI sejumlah 3 personel.

Sedangkan untuk pelayanan dapur umum Sidoarjo menyiapkan 2000 bungkus yang didistribusikan di 18 wilayah. Di antaranya adalah wilayah Polsek Taman, Polsek Waru, Polsek Krian, dan Polsek Tanggulangin.

Di posko yang berlokasi di Polresta Sidoarjo ini terdapat lima unsur yang terlibat. Yakni, 20 personel Tagana Dinsos Jatim, 30 personel TNI, 20 personel Polri, 10 personel relawan FOREST, dan 5 personel Laskar Merah Putih.

"Dalam giat dapur umum ini Tagana Dinsos Jatim terlibat dalam proses penyediaan bahan, memasak, sampai menyajikan dalam bungkusan siap santap," ujar Kepala Dinsos Jatim Dr Alwi. (ul)

Aspirasi Masyarakat

Berikan Suara Anda